HEADER JI

JI

5/recent/ticker-posts

Polisi Tangkap Pelaku Penendang Sesajen Di Lumajang



Jurnal Investigasi, Jatim - Publik sempat dihebohkan dengan beredarnya sebuah video di media sosial yang menyita perhatian publik sehingga menjadi viral Beberapa waktu lalu


Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang menendang sesajen di sekitar lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.


Aksi tersebut lantas mendapat tanggapan dari Bupati Lumajang Thoriqul Haq yang meminta bantuan polisi untuk mencari penendang sesajen tersebut.


Sementara itu, polisi menyebut bahwa tidak hanya penendang saja yang diburu, melainkan juga penggunggah video tersebut.


Kini, polisi telah menangkap orang yang menendang dan membuang sesajen di desa terdampak erupsi Semeru itu.


Hal ini disampaikan oleh Kapolres Lumajang, AKBP Yekti Hananto Seno.

“Alhamdulillah, berhasil diamankan,” tutur Yekni dalam keterangan, Jumat (14/1).


Lebih lanjut, Yekti menerangkan bahwa orang yang berhasil diamankan oleh jajarannya itu adalah Hadfana Firdaus.


Hadfana berhasil ditangkap oleh jajaran dari Ditreskrim Polda Jawa Timur di Bantul.


“Dari Ditreskrim yang berhasil mengamankan, di-back up penuh kita sama Polda Jatim,” jelas Yekti.



“Dari Ditreskrim yang berhasil mengamankan, di-back up penuh kita sama Polda Jatim,” jelas Yekti.


Sebelumnya, Polda Jatim diketahui telah melakukan pencarian sampai Lombok Timur Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).


Hal ini dilakukan lantaran pihak kepolisian mendapat informasi bahwa yang bersangkutan merupakan relawan dari NTB.


Berkaca pada sikap Hadfana yang menendang dan membuang sesajen itu, Polda Jatim lantas mengimbau agar seluruh elemen dan masyarakat bisa saling menghargai tradisi dan kepercayaan satu sama lain.


Lalu juga menjaga Kabupaten Lumajang yang telah damai dengan tidak membuat video bermuatan menyinggung SARA.


“Karena kan selama ini Lumajang sudah mulai damai, mulai aman, mulai bagus,” terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko.

“Jangan sampai dirusak dengan video-video yang mengandung SARA dan kita harus menghormati kearifan lokal daerah situ.”



Bahkan pihak kepolisian juga meminta agar Hadfana menyerahkan dirinya ke polisi.



Sebelum akhirnya ditangkap, penendang sesajen di lokasi terdampak erupsi Semeru itu diburu oleh 4 Polda sekaligus yakni Polda Jatim, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga NTB.



(red/sis)

Posting Komentar

0 Komentar