Jurnal Investigasi, Bangli - Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19, salah satunya adalah dengan melaksanakan contact tracing, untuk mengidentifikasi orang-orang yang berkontak erat dengan kasus konfirmasi Covid 19 untuk mencegah penularan selanjutnya.. Contact Tracking dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang telah bertemu dengan penderita Covid-19 dan juga akan memudahkan petugas kesehatan untuk mengambil tindakan agar virus ini tidak menyebar semakin luas.


Guna mendukung hal itu, Kodim 1626/Bangli melalui Babinsa Koramil 1626-01/Bangli, Peltu I Ketut Suparna Wijaya mendampingi dan membantu Tim Screening Puskesmas Bangli melakukan Tracing terhadap keluarga pasien yang terkomfirmasi positif Covid-19, bertempat di Lingkungan Banjar Pule, Kelurahan Kawan. Senin (4/4/2022).

Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arh Sutrisno, S.Sos menjelaskan bahwa Tracing atau penelusuran kontak tersebut adalah proses untuk mengidentifikasi, menilai dan mengelola orang-orang yang berkontak erat dengan kasus konfirmasi/probable untuk mencegah penularan selanjutnya. 

“ Dengan melakukan contact tracing, diharapkan bahwa kita dapat menghentikan laju transmisi serta mengurangi jumlah orang baru yang terinfeksi oleh virus Covid 19. Contact tracing, apabila dilakukan dengan benar, dapat menghentikan rantai transmisi virus – menghentikan transmisi secara keseluruhan. Contact tracing merupakan salah satu metode terbaik dalam penanganan pandemi berskala besar seperti COVID-19,” jelas Dandim

“ Tracing yang dilakukan Babinsa Koramil 1626-01/Bangli bersama tim screening Puskesmas sekaligus melakukan pendampingan dan membantu pendataan keluarga dari pasien," pungkas Dandim Bangli.

(Artana/JI)

SPACE IKLAN

JURNAL INVESTIGASI